loading...

Diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu, Nur Laila (23) warga Dusun Lemah Duwur, Desa Batokan, Kecamatan Ngantru, Senin (20/5/2019) ditangkap Polisi. Penangkapan tersebut sebagai pengembangan dari kasus narkoba.

Sebelumnya Kanit Reskrim Polsek Tulungagung, Iptu Haryono bersama anak buahnya menangkap Mohammad Syaifudin Zuhri, saat mengedarkan sabu-sabu. Dari pengembangan kasus diketahui, Syaifudin Zuhri mendapatkan barang dari Laila.

“Saat terduga pelaku ditangkap, dilakukan pemeriksaan. Pelaku kemudian menyebut nama terduga pelaku lainnya,” kata Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji, Selasa (21/5/2019).

Polisi kemudian bergerak mencari Laila ke kediamannya. Laila berhasil ditangkap tidak jauh dari rumahnya. Saat itu polisi menemukan barang bukti satu poket sabu-sabu.

Saat diperiksa, berat narkotika golongan 1 berbentuk kristal ini mencapai 15,23 gram. Selain itu polisi juga menemukan sebuah timbangan digital bermerek Hunza. Timbangan yang bisa membaca hingga kurang dari satu gram ini ditemukan di bawah tempat tidur Laila.

“Tersangka tidak bisa mengelak dari tuduhan, karena semua barang bukti kedapatan ada padanya,” ucap Sumaji.

Laila dibawa ke Polsek Tulungagung untuk menjalani proses hukum. Gadis manis ini kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Ia akan dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) , UU RI nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan hukuman minimal 4 tahun
suryamalang.tribunnews.com

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here